Langsung ke konten utama

Postingan

CINTAI DAN SYUKURI TUBUH KITA, STOP BODY SHAMING!

          (gambar ilustrasi body shaming. credit to google) Perkenankan saya mengawali tulisan ini dengan mengucapkan “ Stop body shaming ”. Kita harus bersama mengkampanyekan tindakan yang merugikan dan membahayakan ini. Seringkali, ketika kita sedang asyik kumpul bersama teman dan bercanda gurau terkadang ada saja hal negatif yang bisa terjadi. Contoh saling sindir yang tadinya bermaksud sekedar gurauan, belum tentu diartikan sama oleh mereka yang menjadi bahan tertawaan. Tindakan bullying bukan hanya berbicara soal perbuatan fisik semata, tetapi juga secara verbal atau lewat kata-kata. Salah satu tindakan bullying verbal yang kerap kali tidak kita sadari adalah perilaku body shaming . Istilah ini menggambarkan perilaku seseorang yang gemar mengomentari bahkan menyindir rekannya dengan bentuk tubuh berbeda-baik terlalu kurus maupun berbadan gemuk.  Sekilas kita mungkin menganggap komentar tersebut hanyalah candaan biasa, namun kebiasaan ini ternyata bis...

BIMBEL VS SEKOLAH (ONLINE VS OFFLINE) DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DAN GEBRAKAN MERDEKA BELAJAR

  Gambar ilustrasi pembelajaran jarak jauh  Pengahupusan Ujian Nasional (UN) yang dimulai tahun 2021 masih menyisakan tanda tanya dan keraguan di kalangan pelaku pendidikan baik dari pendidik (guru) maupun peserta didik. Ujian Nasional (UN) akan digantikan dengan Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) dan Survei Karakater yang terdiri dari kemampuan literasi, numerasi dan penguatan pendidikan karakter dilakukan di tengah jenjang sekolah (4, 8, 11). Sebuah konsep yang menarik namun apakah efektif dan ada jaminan lebih baik? Dunia pendidikan Indonesia dewasa ini sedang dalam ikhtiar perbaikan guna peningkatan layanan pendidikan yang berkualitas ( quality education ) dan penyamarataan kualitas pendidikan ke seluruh pelosok nusantara sebagaimana yang diamanahkan oleh Presiden Joko Widodo yaitu Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan seiring dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ( Sustainable Development Goals ). Penghapusan UN adalah salah satu gebrakan Menteri Pendididikan dan Ke...

10 Ways That Learning English Can Boost Your Career Prospects

CARA MEMBUAT RAMUAN HERBAL PENINGKAT IMUNITAS MENCEGAH DARI COVID19

RAMUAN HERBAL "JAKUSIS" (Jahe, Kulit Jeruk, Sirih dan Serai) Tanaman herbal diyakini ampuh mencegah virus Corona atau Covid-19 yang saat ini sedang menjadi pandemi dunia, termasuk Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebetulnya menegaskan, hingga saat ini belum ada penelitian dan bukti klinis yang menyatakan bahwa tanaman herbal atau obat tradisional dapat mengatasi penyakit Covid-19.  Meski demikian, tanaman herbal disebut dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk diketahui, meningkatkan daya tahan tubuh atau sistem imunitas berkaitan dengan upaya pencegahan terinfeksi. Selain itu, jika daya tahan tubuh baik, pasien yang terinfeksi virus juga dapat melawan virus jahat di tubuhnya dan memulihkan kondisi kesehatannya. Selain itu, untuk menjaga khasiatnya, herbal harus diolah dengan baik dan benar. Pengolahan yang tidak tepat justru dapat menurunkan dan menghilangkan zat-zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah cara pembuatan ramuan herbal untuk m ...

DIY CARA PEMBUATAN DISINFEKTAN SENDIRI DI RUMAH

CARA PEMBUATAN CAIRAN DISINFEKTAN SENDIRI Di tengah pandemi COVID-19 ini, ketersediaan disinfektan cukup terbatas dan harganya cukup mahal sedangkan kita harus secara rutin disinfeksi area atau benda-benda yang berada di sekitar rumah, sekolah atau perkantoran serta tempat umum yang seringkali berinteraksi fisik dengan banyak orang sehingga kita perlu waspada untuk sterilisasi untuk menghindari droplet covid19 yang kemungkinan tertinggal di benda-benda dimaksud dan berpotensi menjadi perantara menyebarnya virus dari satu orang ke orang lainnya. Berikut ini adalah cara sederhana bagaimana cara kita membuat cairan disinfektan mandiri di rumah dengan bahan yang sering kita gunakan untuk mengepel lantai, juga harganya yang terjangkau serta mudah sekali dibuatnya. Untuk membuat cairan disinfektan sendiri di rumah berikut beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai berikut: Bahan: 10 sdm Cairan Pembersih Lantai Wipol 2 sdm Superpel 1 Liter Air Bersih 1 Botol Semprot Cara Pembuatan: - Ca...

CARA PEMBUATAN HAND SANITIZER DARI BAHAN ALAM MURNI

CARA PEMBUATAN HAND SANITIZER DARI BAHAN ALAM MURNI "DASI JENI" (Daun Sirih & Jeruk Nipis) Merebaknya isu virus corona COVID-19 membuat publik merespon dengan sikap yang beragam. Di Indonesia, pasca Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama virus corona yang menjangkit dua warga depok, sontak masker dan hand sanitizer menjadi langka di pasaran. Kelangkaan dua barang tersebut membuat masyarakat panik, meskipun ada harganya melambung tinggi dan sangat tidak terjangkau sehingga melahirkan kepanikan yang kian memburuk. Oleh karena itu, sebagai santri kami berupaya untuk membuat Hand Sanitizer sendiri dari bahan alami yaitu herbal, selain murah dan sangat mudah didapat. Hand sanitizer yang kami buat diberi nama DASI JENI merupakan kepanjangan dari Dauh Sirih dan Jeruk Nipis. Bahan: 50 gram daun sirih hijau Air Jeruk nipis 20 ml Air Mineral 40 ml ekstrak sirih 5-10 ml air jeruk nipis Air Minerla 100 ml Proses Pembuatan: 1. Daun sirih dicuci dan ditiriskan, 2. Daun ...

MEMBONGKAR KEBOHONGAN INDUSTRI TEMBAKAU DAN BAHAYA ROKOK

Indonesia menempati urutan ketujuh dengan jumlah penduduk perokok terbesar di dunia dengan Persentase mencapai 39.9 % atau sekitar 57 juta perokok aktif.   Tingginya konsumsi rokok ditengarai   bahwa Indonesia sebagai salah satu produsen rokok dengan budaya masyarakat gemar merokok, terutama kaum laki-laki. Banyaknya iklan rokok, promosi besar-besaran serta kurangnya larangan mengonsumsi rokok di tempat umum memperparah keadaan, di mana asap rokok lebih membahayakan perokok pasif yang sudah membunuh lebih dari ratusan bayi prematur setiap tahunnya   Data dari Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) yang berjudul  The Tobacco Control Atlas ASEAN Region,  menunjukkan persentase remaja Indonesia berusia 13-15 tahun atau 19,4% adalah perokok. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di negara ASEAN disusul Malaysia dengan 14,8% dan Filipina sebesar 14,5%.   Berdasarkan Riset dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dari total 70 Jut...

SANTRI MEMAKNAI HARI KEBANGKITAN NASIONAL

Hari Kebangkitan Nasional adalah hari dimana Rasa Semangat Persatuan dan Kesatuan dikumandangkan di tengah keberagaman untuk terus Bangkit memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.   Hari Kebangkitan Nasional ditandai dengan Berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 y ang merupakan perkumpulan cendekiawan muda Indonesia dengan semangat heroiknya. Secara historis Inisiatif ini dimotori oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo yang merasa gelisah dengan kondisi bangsa pada masanya. Sehingga terpanggil untuk menularkan semangat cita-cita luhur nan mulia kepada seluruh mahasiswa kedokteran yang menjadi cikal bakal kemunculan Budi Utomo dan mendapat sambutan baik oleh Gunawan Mangunkusumo, Sutomo, Cipto Mangunkusumo, dan teman-teman yang lain.   Kebangkitan nasional tak hanya digerakkan kaum laki-laki, tapi juga tak luput kontr i busi perempuan negeri ibu pertiwi. Mereka ikut andil menyuarakan bahkan turun ke medan perang demi kemerdekaan da...

AMALAN-AMALAN DI BULAN RAJAB

Assalamu'alaikum War. Wab. Halo sahabat online! Alhamdulillah akhirnya bisa berjumpa lagi di blog ini. Pada segmen kali ini kita akan bahas tentang amalan-amalan apa yang baik untuk dikerjakan selama bulan Rajab yang merupakan bulan haram/mulia?. Yuk simak lebih lengkapnya. DEFINISI RAJAB RAJAB diambil dari kata "tarjib" yang berarti "pengagungan". Ada ulama juga mengatakan RAJAB artinya "Ashab" yang berarti "mengalir/menuang", kenapa demikian karena di bulan RAJAB mengalirnya Rahmat Allah SWT bagi orang-orang yang bertaubat. PENDAPAT ULAMA Ulama juga berkata, "Bulan rajab bulan untuk menanam, sya'ban untuk menyiram, ramadhan untuk memanen. AMALAN BULAN RAJAB Diantara amalan yang baik dilakukan pada bulan Rajab (Bulan Haram/Mulia): Puasa Istighfar Do'a Dianjurkan banyak do'a terutama pada malam pertama bulan rajab قال صلى الله عليه وسلم : خمس ليال لاترد فيه الدعاء: اول ليلة من رحب، وليلة النصف من شعبان،...

JUARA UMUM POSPENAS DARI AWAL HINGGA SAAT INI

Sumber : Google search  POSPENAS  atau  Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional  adalah kejuaraan olahraga dan seni yang diikuti oleh santri yang mewakili seluruh provinsi se Indonesia di Indonesia. Cikal bakal Pospenas adalah diselenggarakannya Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar Pondok Pesantren se-Jawa di Pondok Pesantren Darunnajah, Ulujami, Jakarta Selatan pada tahun 1999. Sehingga dengan semangat untuk meningkatkan keterampilan, minat dan bakat santri di bidang olahraga dan seni maka Pospenas untuk pertama kalinya diselenggarakan pada tahun 2001 di Ma'had Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Berikut daftar Juara Umum POSPENAS dari ke-I sampai dengan ke-VIII  Sumber : Wikipedia

2 SANTRI PROBOLINGGO BERHASIL BAWA PULANG MEDALI DI TINGKAT NASIONAL

Dok. Pribadi  Bandung – Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren tingkat Nasional (POSPENAS) Ke-VIII tahun 2019 yang dimulai sejak tanggal 25-30 November 2019 di Bandung Jawa Barat telah usai. Kabupaten Probolinggo mengutus 5 santrinya mewakili Jawa Timur pada Cabang Seni (Cani) dan Cabang Olahraga (Cabor) meliputi Seni Kriya (Tarmizi Nur), Lompat Jauh Putra (Moh. Da'ifullah) dan Lompat Jauh Putri (Adhelia Fitri Dwi Hapsari) dari PP. Nurul Jadid untuk Stand Up Comedy Putri (Alifia Putri Ayu Azhari) dari PP. Zainul Hasan Genggong dan Tolak Peluru Putra (Lukmanul Hakim) dari PP. Darut Tauhid Patemon Krejengan. Di POSPENAS ke-VIII hanya 2 santri Kabupaten Probolinggo yang berhasil membawa pulang medali Emas dari Cabor Tolak Peluru Putra atas nama Lukmanul Hakim dan medali Perunggu dari Cabor Lompat Jauh Putra atas nama Moh. Da'ifullah. Mereka berdua telah berhasil mengharumkam dan membanggakan nama Kabupaten Probolinggo dan Pondok Pesantren di kancah Nasional...

KABUPATEN PROBOLINGGO BERHASIL MASUK 5 BESAR PADA POSPEDA KE-VIII TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR

Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah (POSPEDA) tingkat Provinsi Jawa Timur ke-VIII tahun 2019 telah berakhir setelah empat hari pelaksanaan mulai tanggal 1 sampai dengan 4 November 2019 di Kabupaten Pasuruan. Acara yang mengusung tema “Mengokohkan Karakter, Sportivitas, Kebersamaan dan Budaya untuk Kejayaan Negeri” tersebut dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (01/11/2019) malam dengan ditandai penabuhan rebana. Pospeda 2019 kali ini diikuti 38 kota dan kabupaten di Jawa Timur. Tercatat ada 2.587 peserta santriwan dan santriwati yang berkompetisi dalam 15 cabang olahraga dan seni selama empat hari di tujuh tempat berbeda. Cabang olahraga itu meliputi atletik, bola voli, futsal, pencak silat dan senam. Sedangkan non olahraga terdiri dari kaligrafi, pidato, seni lukis, seni kriya, seni hadrah, cipta dan baca puisi dan stand up comedy. Gubernur Jatim Khofifah dalam sambutannya ber...

KEUTAMAAN DAN ALAMAN DI BULAN RAJAB

Sahabat budiman sekalian, b anyak amalan yang bisa  dilakukan untuk mendapatkan kebaikan sepanjang bulan Rajab. Kita a kan merugi apabila tidak memanfaatkan kesempatan ini dengan mengamalkannya, karena Rajab merupakan bulan mulia, bulannya Allah SWT. Bulan Rajab menjadi salah satu bulan suci selain bulan Ramadhan. Di bulan Rajab menjadi bulan dimana Rasulullah SAW mendapatkan perintah untuk menunaikan ibadah salat 5 waktu pada peristiwa Isra’Mi’raj. Oleh karena itulah, pada bulan Rajab, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunah, salah satunya adalah Puasa Rajab. Puasa tanggal 1 Rajab sama dengan menghapus dosa 3 tahun. Puasa tanggal 2 sama dengan menghapus dosa 2 tahun. Puasa tanggal 3 sama dengan menghapus dosa 1 tahun. Puasa tanggal 4 menghapus dosa selama 1 bulan. Yang dimaksud dosa disini adalah dosa-dosa kecil saja. Akan tetapi, ulama menganjurkan untuk menunaikan puasa Rajab di 10 hari pertama. Adapun pahala dari banyaknya hari puasa juga ...