Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Berita

MEMBONGKAR KEBOHONGAN INDUSTRI TEMBAKAU DAN BAHAYA ROKOK

Indonesia menempati urutan ketujuh dengan jumlah penduduk perokok terbesar di dunia dengan Persentase mencapai 39.9 % atau sekitar 57 juta perokok aktif.   Tingginya konsumsi rokok ditengarai   bahwa Indonesia sebagai salah satu produsen rokok dengan budaya masyarakat gemar merokok, terutama kaum laki-laki. Banyaknya iklan rokok, promosi besar-besaran serta kurangnya larangan mengonsumsi rokok di tempat umum memperparah keadaan, di mana asap rokok lebih membahayakan perokok pasif yang sudah membunuh lebih dari ratusan bayi prematur setiap tahunnya   Data dari Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) yang berjudul  The Tobacco Control Atlas ASEAN Region,  menunjukkan persentase remaja Indonesia berusia 13-15 tahun atau 19,4% adalah perokok. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di negara ASEAN disusul Malaysia dengan 14,8% dan Filipina sebesar 14,5%.   Berdasarkan Riset dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dari total 70 Jut...

JUARA UMUM POSPENAS DARI AWAL HINGGA SAAT INI

Sumber : Google search  POSPENAS  atau  Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional  adalah kejuaraan olahraga dan seni yang diikuti oleh santri yang mewakili seluruh provinsi se Indonesia di Indonesia. Cikal bakal Pospenas adalah diselenggarakannya Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar Pondok Pesantren se-Jawa di Pondok Pesantren Darunnajah, Ulujami, Jakarta Selatan pada tahun 1999. Sehingga dengan semangat untuk meningkatkan keterampilan, minat dan bakat santri di bidang olahraga dan seni maka Pospenas untuk pertama kalinya diselenggarakan pada tahun 2001 di Ma'had Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Berikut daftar Juara Umum POSPENAS dari ke-I sampai dengan ke-VIII  Sumber : Wikipedia

2 SANTRI PROBOLINGGO BERHASIL BAWA PULANG MEDALI DI TINGKAT NASIONAL

Dok. Pribadi  Bandung – Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren tingkat Nasional (POSPENAS) Ke-VIII tahun 2019 yang dimulai sejak tanggal 25-30 November 2019 di Bandung Jawa Barat telah usai. Kabupaten Probolinggo mengutus 5 santrinya mewakili Jawa Timur pada Cabang Seni (Cani) dan Cabang Olahraga (Cabor) meliputi Seni Kriya (Tarmizi Nur), Lompat Jauh Putra (Moh. Da'ifullah) dan Lompat Jauh Putri (Adhelia Fitri Dwi Hapsari) dari PP. Nurul Jadid untuk Stand Up Comedy Putri (Alifia Putri Ayu Azhari) dari PP. Zainul Hasan Genggong dan Tolak Peluru Putra (Lukmanul Hakim) dari PP. Darut Tauhid Patemon Krejengan. Di POSPENAS ke-VIII hanya 2 santri Kabupaten Probolinggo yang berhasil membawa pulang medali Emas dari Cabor Tolak Peluru Putra atas nama Lukmanul Hakim dan medali Perunggu dari Cabor Lompat Jauh Putra atas nama Moh. Da'ifullah. Mereka berdua telah berhasil mengharumkam dan membanggakan nama Kabupaten Probolinggo dan Pondok Pesantren di kancah Nasional...

KABUPATEN PROBOLINGGO BERHASIL MASUK 5 BESAR PADA POSPEDA KE-VIII TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR

Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah (POSPEDA) tingkat Provinsi Jawa Timur ke-VIII tahun 2019 telah berakhir setelah empat hari pelaksanaan mulai tanggal 1 sampai dengan 4 November 2019 di Kabupaten Pasuruan. Acara yang mengusung tema “Mengokohkan Karakter, Sportivitas, Kebersamaan dan Budaya untuk Kejayaan Negeri” tersebut dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (01/11/2019) malam dengan ditandai penabuhan rebana. Pospeda 2019 kali ini diikuti 38 kota dan kabupaten di Jawa Timur. Tercatat ada 2.587 peserta santriwan dan santriwati yang berkompetisi dalam 15 cabang olahraga dan seni selama empat hari di tujuh tempat berbeda. Cabang olahraga itu meliputi atletik, bola voli, futsal, pencak silat dan senam. Sedangkan non olahraga terdiri dari kaligrafi, pidato, seni lukis, seni kriya, seni hadrah, cipta dan baca puisi dan stand up comedy. Gubernur Jatim Khofifah dalam sambutannya ber...

REVOLUSI INDUSTRI 4.0 VS SOCIETY 5.0

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar Revolusi Industri 4.0? Pasti kebanyakan dari anda terbersit Kemajuan Teknologi, Transaksi Digital, Kecerdasan Buatan dan banyak lagi deskripsi luas untuk menggambarkan RI 4.0. Bagi kalian yang belum banyak mengerti tentang Revolusi Industri 4.0 sekedar mengupas sedikit Industri 4.0  adalah nama tren  otomasi  dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Memanfaatkan Internet of Things (IoT), sistem siber-fisik berkomunikasi dan bekerja sama dengan satu sama lain dan manusia secara bersamaan. Dengan  komputasi awan , layanan internal dan lintas organisasi disediakan dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak di dalam  rantai nilai . Ada empat prinsip rancangan dalam Industri 4.0. 1. Interoperabilitas (kesesuaian) 2. Transparansi Informasi 3. Bantuan Teknis 4. Keputusan Mandiri Indonesia akhir-akhir ini masih sibuk membicarakan Revolusi Industri 4.0. Seminggu yang lalu, Senin 21 Januari 2019, Kantor Perdana ...

VIRUS VENEZUELA: HARUSKAH BANGSA INDONESIA MENGALAMI HAL SERUPA?

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Yuda yang sudah memposting tulisan ini di Facebook yang juga memperoleh dari sumber lain. Saya posting di blog ini selain sebagai koleksi juga yang tidak kalah penting adalah pengingat bagi kita semua agar tetap bekerja keras, disiplin, mandiri dan produktif tanpa harus bergantung penuh kepada pemerintah. Sebelum kehancuran itu menjadi keniscayaan. SELAMAT MEMBACA...! Memahami ekonomi suatu negara sebenarnya tidak susah-susah amat. Rumusnya sederhana. Mereka yang malas dan tidak produktif, meski terlahir kaya-raya, sekali waktu akan jatuh miskin. Sebaliknya, mereka yang awalnya miskin, bisa menjadi kaya raya. Asalkan dengan kerja keras dan hidup produktif. Saat berita jatuhnya ekonomi Venezuela disertai melambungnya harga-harga barang tayang di berbagai media, saya kebetulan sedang di Kota Surgut. Tepatnya di Provinsi Khanty Mansi, Siberia bagian barat, tiga jam perjalanan dari Kota Moskow, Rusia. Kota yang dulunya kaya minyak...