Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel

BIMBEL VS SEKOLAH (ONLINE VS OFFLINE) DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DAN GEBRAKAN MERDEKA BELAJAR

  Gambar ilustrasi pembelajaran jarak jauh  Pengahupusan Ujian Nasional (UN) yang dimulai tahun 2021 masih menyisakan tanda tanya dan keraguan di kalangan pelaku pendidikan baik dari pendidik (guru) maupun peserta didik. Ujian Nasional (UN) akan digantikan dengan Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) dan Survei Karakater yang terdiri dari kemampuan literasi, numerasi dan penguatan pendidikan karakter dilakukan di tengah jenjang sekolah (4, 8, 11). Sebuah konsep yang menarik namun apakah efektif dan ada jaminan lebih baik? Dunia pendidikan Indonesia dewasa ini sedang dalam ikhtiar perbaikan guna peningkatan layanan pendidikan yang berkualitas ( quality education ) dan penyamarataan kualitas pendidikan ke seluruh pelosok nusantara sebagaimana yang diamanahkan oleh Presiden Joko Widodo yaitu Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan seiring dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ( Sustainable Development Goals ). Penghapusan UN adalah salah satu gebrakan Menteri Pendididikan dan Ke...

10 Ways That Learning English Can Boost Your Career Prospects

MEMBONGKAR KEBOHONGAN INDUSTRI TEMBAKAU DAN BAHAYA ROKOK

Indonesia menempati urutan ketujuh dengan jumlah penduduk perokok terbesar di dunia dengan Persentase mencapai 39.9 % atau sekitar 57 juta perokok aktif.   Tingginya konsumsi rokok ditengarai   bahwa Indonesia sebagai salah satu produsen rokok dengan budaya masyarakat gemar merokok, terutama kaum laki-laki. Banyaknya iklan rokok, promosi besar-besaran serta kurangnya larangan mengonsumsi rokok di tempat umum memperparah keadaan, di mana asap rokok lebih membahayakan perokok pasif yang sudah membunuh lebih dari ratusan bayi prematur setiap tahunnya   Data dari Southeast Asia Tobacco Control Alliance (SEATCA) yang berjudul  The Tobacco Control Atlas ASEAN Region,  menunjukkan persentase remaja Indonesia berusia 13-15 tahun atau 19,4% adalah perokok. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di negara ASEAN disusul Malaysia dengan 14,8% dan Filipina sebesar 14,5%.   Berdasarkan Riset dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dari total 70 Jut...

SANTRI MEMAKNAI HARI KEBANGKITAN NASIONAL

Hari Kebangkitan Nasional adalah hari dimana Rasa Semangat Persatuan dan Kesatuan dikumandangkan di tengah keberagaman untuk terus Bangkit memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.   Hari Kebangkitan Nasional ditandai dengan Berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 y ang merupakan perkumpulan cendekiawan muda Indonesia dengan semangat heroiknya. Secara historis Inisiatif ini dimotori oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo yang merasa gelisah dengan kondisi bangsa pada masanya. Sehingga terpanggil untuk menularkan semangat cita-cita luhur nan mulia kepada seluruh mahasiswa kedokteran yang menjadi cikal bakal kemunculan Budi Utomo dan mendapat sambutan baik oleh Gunawan Mangunkusumo, Sutomo, Cipto Mangunkusumo, dan teman-teman yang lain.   Kebangkitan nasional tak hanya digerakkan kaum laki-laki, tapi juga tak luput kontr i busi perempuan negeri ibu pertiwi. Mereka ikut andil menyuarakan bahkan turun ke medan perang demi kemerdekaan da...

KEUTAMAAN DAN ALAMAN DI BULAN RAJAB

Sahabat budiman sekalian, b anyak amalan yang bisa  dilakukan untuk mendapatkan kebaikan sepanjang bulan Rajab. Kita a kan merugi apabila tidak memanfaatkan kesempatan ini dengan mengamalkannya, karena Rajab merupakan bulan mulia, bulannya Allah SWT. Bulan Rajab menjadi salah satu bulan suci selain bulan Ramadhan. Di bulan Rajab menjadi bulan dimana Rasulullah SAW mendapatkan perintah untuk menunaikan ibadah salat 5 waktu pada peristiwa Isra’Mi’raj. Oleh karena itulah, pada bulan Rajab, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunah, salah satunya adalah Puasa Rajab. Puasa tanggal 1 Rajab sama dengan menghapus dosa 3 tahun. Puasa tanggal 2 sama dengan menghapus dosa 2 tahun. Puasa tanggal 3 sama dengan menghapus dosa 1 tahun. Puasa tanggal 4 menghapus dosa selama 1 bulan. Yang dimaksud dosa disini adalah dosa-dosa kecil saja. Akan tetapi, ulama menganjurkan untuk menunaikan puasa Rajab di 10 hari pertama. Adapun pahala dari banyaknya hari puasa juga ...

MASYARAKAT 5.0 (SOCIETY 5.0)

Apa itu Masyarakat 5.0? Definisi: "Masyarakat yang berpusat pada manusia untuk menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial dengan sistem yang sangat mengintegrasikan ruang dunia maya dan ruang fisik." Masyarakat 5.0 diusulkan dalam Rencana Dasar Sains dan Teknologi ke-5 sebagai masyarakat masa depan yang harus dicita-citakan oleh Jepang. Ini mengikuti masyarakat berburu (Masyarakat 1.0), masyarakat pertanian (Masyarakat 2.0), masyarakat industri (Masyarakat 3.0), dan masyarakat informasi (Masyarakat 4.0). Mencapai Masyarakat 5.0 Dalam masyarakat informasi (Masyarakat 4.0), berbagi pengetahuan dan informasi lintas bagian tidak cukup, dan kerja sama itu sulit. Karena ada batasan untuk apa yang dapat dilakukan orang, tugas menemukan informasi yang diperlukan dari meluapnya informasi dan menganalisanya adalah suatu beban, dan tenaga kerja serta ruang lingkup tindakan dibatasi karena usia dan berbagai tingkat kemampuan. Juga, karena...

GURU (BUKAN) PAHLAWAN TANPA TANDA JASA?

Masihkah relevan sebuah slogan yang menyebutkan "Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa" atau mungkin masih banyak diantara kita misintrepretasi slogan ini.  Sebelumnya apa yang kita pahami arti seorang guru?  Sederhananya guru adalah seorang pengajar yang mentransfer ilmunya kepada anak didiknya. Namun ada juga yang mendefinisikan bahwa guru itu "digugu lan ditiru" (dipercaya dan diikuti).  Faktanya dewasa ini tidak semua guru dapat dipercaya dan ditauladani. Tidak sedikit guru yang cacat moral dan spiritual seiring dengan perkembangan zaman, teknologi dan informasi dimana guru kita dengan mudahnya terekspos pada hal negatif di dunia maya yang dapat membentuk pribadinya. Karena tidak hanya anak didik kita yang "vulnerable" atas perkembangan zaman, termasuk juga guru didalamnya.  Tidak semua yang menjadi guru karena atas dasar panggilan hati dan jiwanya.  Berdasarkan konteks yang saya pahami guru terbagi menjadi tiga dilihat da...

LAILY FITRY : ISLAM YANG MALAS

"Islam yang Malas" by Laily Fitry  Ini thread berisi renungan saya tentang ekspresi keislaman Indonesia akhir-akhir ini. Terutama menyangkut kasus bendera hitam & kematian PMI Tuti Tursilawati di tangan Saudi Arabia. Apa itu Islam yang Malas/Islam Pemalas? Islam Pemalas adalah cara ber-Islam yang dilakukan oleh sebagian Muslim dg berlandaskan kepada garis perbedaan konfliktual antara 'kita' & 'mereka'. Terdapat beberapa ciri-ciri Islam Pemalas, diantaranya: 1. Ekspresi keIslaman yang hanya ditampakkan dalam praktek fiqh saja, namun melupakan praktek etisnya. Contoh, memelihara janggut dengan alasan sunnah namun kendor dalam menyuarakan keadilan sosial bagi semua. 2. Ekspresi keIslaman yang hanya muncul dalam simbolisasi namun absen dalam pembangunan makna yang substantif. Contoh, 'hijrah' yang hanya dimaknai sebagai mengonsumsi produk 'halal' & berpakaian 'syar'i' namun terlupakan makna asal ...