Langsung ke konten utama

Postingan

SANTRI MEMAKNAI HARI KEBANGKITAN NASIONAL

Hari Kebangkitan Nasional adalah hari dimana Rasa Semangat Persatuan dan Kesatuan dikumandangkan di tengah keberagaman untuk terus Bangkit memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.   Hari Kebangkitan Nasional ditandai dengan Berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 y ang merupakan perkumpulan cendekiawan muda Indonesia dengan semangat heroiknya. Secara historis Inisiatif ini dimotori oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo yang merasa gelisah dengan kondisi bangsa pada masanya. Sehingga terpanggil untuk menularkan semangat cita-cita luhur nan mulia kepada seluruh mahasiswa kedokteran yang menjadi cikal bakal kemunculan Budi Utomo dan mendapat sambutan baik oleh Gunawan Mangunkusumo, Sutomo, Cipto Mangunkusumo, dan teman-teman yang lain.   Kebangkitan nasional tak hanya digerakkan kaum laki-laki, tapi juga tak luput kontr i busi perempuan negeri ibu pertiwi. Mereka ikut andil menyuarakan bahkan turun ke medan perang demi kemerdekaan da...

AMALAN-AMALAN DI BULAN RAJAB

Assalamu'alaikum War. Wab. Halo sahabat online! Alhamdulillah akhirnya bisa berjumpa lagi di blog ini. Pada segmen kali ini kita akan bahas tentang amalan-amalan apa yang baik untuk dikerjakan selama bulan Rajab yang merupakan bulan haram/mulia?. Yuk simak lebih lengkapnya. DEFINISI RAJAB RAJAB diambil dari kata "tarjib" yang berarti "pengagungan". Ada ulama juga mengatakan RAJAB artinya "Ashab" yang berarti "mengalir/menuang", kenapa demikian karena di bulan RAJAB mengalirnya Rahmat Allah SWT bagi orang-orang yang bertaubat. PENDAPAT ULAMA Ulama juga berkata, "Bulan rajab bulan untuk menanam, sya'ban untuk menyiram, ramadhan untuk memanen. AMALAN BULAN RAJAB Diantara amalan yang baik dilakukan pada bulan Rajab (Bulan Haram/Mulia): Puasa Istighfar Do'a Dianjurkan banyak do'a terutama pada malam pertama bulan rajab قال صلى الله عليه وسلم : خمس ليال لاترد فيه الدعاء: اول ليلة من رحب، وليلة النصف من شعبان،...

JUARA UMUM POSPENAS DARI AWAL HINGGA SAAT INI

Sumber : Google search  POSPENAS  atau  Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional  adalah kejuaraan olahraga dan seni yang diikuti oleh santri yang mewakili seluruh provinsi se Indonesia di Indonesia. Cikal bakal Pospenas adalah diselenggarakannya Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar Pondok Pesantren se-Jawa di Pondok Pesantren Darunnajah, Ulujami, Jakarta Selatan pada tahun 1999. Sehingga dengan semangat untuk meningkatkan keterampilan, minat dan bakat santri di bidang olahraga dan seni maka Pospenas untuk pertama kalinya diselenggarakan pada tahun 2001 di Ma'had Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat. Berikut daftar Juara Umum POSPENAS dari ke-I sampai dengan ke-VIII  Sumber : Wikipedia

2 SANTRI PROBOLINGGO BERHASIL BAWA PULANG MEDALI DI TINGKAT NASIONAL

Dok. Pribadi  Bandung – Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren tingkat Nasional (POSPENAS) Ke-VIII tahun 2019 yang dimulai sejak tanggal 25-30 November 2019 di Bandung Jawa Barat telah usai. Kabupaten Probolinggo mengutus 5 santrinya mewakili Jawa Timur pada Cabang Seni (Cani) dan Cabang Olahraga (Cabor) meliputi Seni Kriya (Tarmizi Nur), Lompat Jauh Putra (Moh. Da'ifullah) dan Lompat Jauh Putri (Adhelia Fitri Dwi Hapsari) dari PP. Nurul Jadid untuk Stand Up Comedy Putri (Alifia Putri Ayu Azhari) dari PP. Zainul Hasan Genggong dan Tolak Peluru Putra (Lukmanul Hakim) dari PP. Darut Tauhid Patemon Krejengan. Di POSPENAS ke-VIII hanya 2 santri Kabupaten Probolinggo yang berhasil membawa pulang medali Emas dari Cabor Tolak Peluru Putra atas nama Lukmanul Hakim dan medali Perunggu dari Cabor Lompat Jauh Putra atas nama Moh. Da'ifullah. Mereka berdua telah berhasil mengharumkam dan membanggakan nama Kabupaten Probolinggo dan Pondok Pesantren di kancah Nasional...

KABUPATEN PROBOLINGGO BERHASIL MASUK 5 BESAR PADA POSPEDA KE-VIII TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR

Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Daerah (POSPEDA) tingkat Provinsi Jawa Timur ke-VIII tahun 2019 telah berakhir setelah empat hari pelaksanaan mulai tanggal 1 sampai dengan 4 November 2019 di Kabupaten Pasuruan. Acara yang mengusung tema “Mengokohkan Karakter, Sportivitas, Kebersamaan dan Budaya untuk Kejayaan Negeri” tersebut dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (01/11/2019) malam dengan ditandai penabuhan rebana. Pospeda 2019 kali ini diikuti 38 kota dan kabupaten di Jawa Timur. Tercatat ada 2.587 peserta santriwan dan santriwati yang berkompetisi dalam 15 cabang olahraga dan seni selama empat hari di tujuh tempat berbeda. Cabang olahraga itu meliputi atletik, bola voli, futsal, pencak silat dan senam. Sedangkan non olahraga terdiri dari kaligrafi, pidato, seni lukis, seni kriya, seni hadrah, cipta dan baca puisi dan stand up comedy. Gubernur Jatim Khofifah dalam sambutannya ber...

KEUTAMAAN DAN ALAMAN DI BULAN RAJAB

Sahabat budiman sekalian, b anyak amalan yang bisa  dilakukan untuk mendapatkan kebaikan sepanjang bulan Rajab. Kita a kan merugi apabila tidak memanfaatkan kesempatan ini dengan mengamalkannya, karena Rajab merupakan bulan mulia, bulannya Allah SWT. Bulan Rajab menjadi salah satu bulan suci selain bulan Ramadhan. Di bulan Rajab menjadi bulan dimana Rasulullah SAW mendapatkan perintah untuk menunaikan ibadah salat 5 waktu pada peristiwa Isra’Mi’raj. Oleh karena itulah, pada bulan Rajab, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunah, salah satunya adalah Puasa Rajab. Puasa tanggal 1 Rajab sama dengan menghapus dosa 3 tahun. Puasa tanggal 2 sama dengan menghapus dosa 2 tahun. Puasa tanggal 3 sama dengan menghapus dosa 1 tahun. Puasa tanggal 4 menghapus dosa selama 1 bulan. Yang dimaksud dosa disini adalah dosa-dosa kecil saja. Akan tetapi, ulama menganjurkan untuk menunaikan puasa Rajab di 10 hari pertama. Adapun pahala dari banyaknya hari puasa juga ...

MASYARAKAT 5.0 (SOCIETY 5.0)

Apa itu Masyarakat 5.0? Definisi: "Masyarakat yang berpusat pada manusia untuk menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial dengan sistem yang sangat mengintegrasikan ruang dunia maya dan ruang fisik." Masyarakat 5.0 diusulkan dalam Rencana Dasar Sains dan Teknologi ke-5 sebagai masyarakat masa depan yang harus dicita-citakan oleh Jepang. Ini mengikuti masyarakat berburu (Masyarakat 1.0), masyarakat pertanian (Masyarakat 2.0), masyarakat industri (Masyarakat 3.0), dan masyarakat informasi (Masyarakat 4.0). Mencapai Masyarakat 5.0 Dalam masyarakat informasi (Masyarakat 4.0), berbagi pengetahuan dan informasi lintas bagian tidak cukup, dan kerja sama itu sulit. Karena ada batasan untuk apa yang dapat dilakukan orang, tugas menemukan informasi yang diperlukan dari meluapnya informasi dan menganalisanya adalah suatu beban, dan tenaga kerja serta ruang lingkup tindakan dibatasi karena usia dan berbagai tingkat kemampuan. Juga, karena...